Aiga, Sebuah Nama Yang Tergantikan

Nama merupakan hal pertama yang akan kita ingat dari seseorang yang baru kita kenal. Apalagi jika orang tersebut sangat berkesan dalam hidup kita. Dulu aku sempat teracuni dengan istilah: apalah arti sebuah nama..Namun kini akhirnya aku mengerti, betapa penting arti sebuah nama dari seseorang. Bahkan nama adalah doa, karena semakin sering disebutkan sama artinya orang mendoakan, selain itu sebuah nama akan mengingatkan kita dengan sebuah kenangan. Mungkin bapak akan mengenang sesuatu melalui namaku. Begitu menurutku.
Di bulan Syawal kali ini aku merasa sangat istimewa. Entah kenapa. Meskipun beberapa target belum tercapai namun keluarga kami berkumpul dalam momen bahagia. Akhir-akhir ini bapak jatuh sakit bahkan terbilang cukup parah hingga tidak bisa bangun dari tempat tidur. Di hari lebaran melihat beliau bisa berjalan seperti biasa cukup membahagiakan. Dan, yang paling penting kebiasaan dia belasan tahun lalu akhirnya terjawab, mengapa masih senang menuliskan nama Aiga Tiara saat sensus penduduk? Padahal nama di ijazah SD dan SMP tertulis Ega Tiara. Hingga akhirnya aku masuk kuliah nama tersebut masih tetap tertulis Aiga Tiara di KTP kertas.
Sembari berkumpul di dapur kami yang sederhana, entah sejak kapan dan siapa yang memulai membahas masing-masing nama kami, akupun bertanya Aiga itu apa artinya. Dan beliau menjawab itu adalah judul dari sebuah lagu. Hah?? Aku sontak tertawa. Bahkan ibuku selama ini juga tidak pernah cerita bahkan mungkin juga tidak tahu. Karena menurut pengakuan ibuku Aiga itu sulit diucapkan disederhakan menjadi Ega saat aku masuk sekolah dasar. Hingga ijazah SD keluar dan aku terbiasa dipanggil Ega dalam keseharian (meskipun di Kartu Keluarga bapak tetap ngotot namaku Aiga) wkwkwk. Lalu aku berpikir mengapa aku tidak pernah terpikir itu judul lagu? Selama ini aku bertanya kepada mbah Google dan yang ditampilkan di hasil pencarian hanya beberapa nama Aiga. Tidak cukup membantu arti sebenarnya. Dan saat malam ini, aku baru punya waktu dan teringat lagi untuk mencarinya ternyata memang benar. Nama Aiga adalah sebuah lagu lawas dari grup Band D'Lloyd. Baru pernah aku mendengarnya. Berjudul sangat singkat dan liriknya juga singkat. Dan menurutku cukup memilukan. Berkisah tentang seorang perempuan bernama Aiga yang pergi meninggalkan kekasih hatinya. Oh My God, semoga tidak akan ada lagi orang yang merasakan hal yang sama seperti itu. Lalu bapak menambahkan arti Tiara, yang menurutku mungkin hampir orang di seluruh dunia tahu itu, mahkota bertingkat tiga, simpelnya ya mahkota.
Bersama kakak satu-satunya di masa kecil.

Aku kembali merenungi arti nama diri sendiri. Begitu berharganya aku. Orang tua memberiku sebuah nama dengan arti tertentu, walaupun mungkin Aiga itu dulu adalah lagu kesukaan bapak, namun aku takut memikirkan akan menjadi Aiga yang ada di dalam lagu tersebut. Membuat orang-orang sedih. Semoga saja tidak. Aiga yang kini kugunakan nama itu dalam akun-akunku, dikarenakan juga nama Ega sudah terlalu banyak yang menggunakan username itu. Wkwkwk. Terima kasih bapak atas penjelasannya. Walaupun sudah terlalu tua untuk akhirnya mengetahui arti nama sendiri. Ya, sebuah lagu. Yang penasaran seperti apa lirik lagu itu. Begini liriknya:

Aiga Aiga Aiga Aiga 
Betapa sedih hatiku Mengenang nasib diriku 
Tiada tempat mengadu Cintaku dekat selalu 
Aiga Aiga Aiga Aiga 
Tapi kini ia pergi Tinggalkan aku sendiri 
Termenung setiap hari Hatiku rasa berduri 
Aiga Aiga Aiga Aiga 
Aduhai pilu hatiku Mengenang sedih dan rindu 
Tiada tempat mengadu Hatiku merasa malu 
Aiga Aiga Aiga Aiga

Begitulah lirik lagu pilu yang aku dengarkan tadi malam. Yang ingin dengar lagunya bisa cek di sini. Benar-benar lagu lawas. Hahahaha. Lagunya melow seakan sosok Aiga di dalam lagu tersebut benar-benar berkesan. Berkesan dan berharga. Begitu yang kusimpulkan dari nama Aiga Tiara pemberian bapak. Apapun nama yang diberikan orang tua kita patutnya kita syukuri. Ada kenangan dan doa baik di dalamnya. Aamiin. 

No comments:

Post a Comment

@aigatiara